Pedoman (O2SN) Olimpiade Olahraga Siswa Nasional 2018 SD, SMP, SMA

Pedoman (O2SN) Olimpiade Olahraga Siswa Nasional 2018 SD, SMP, SMA. Olimpiade Olahraga Siswa Nasional  (O2SN) jenjang SMA pada tahun 2018 ini akan diselenggarakan di Kota Yogyakarta. Namun, untuk seleksi awal tetap akan dilaksanakan di tiap-tiap daerah masing-masing. Apabila Anda adalah seorang atlet dari cabang olahraga karate, silat, atletik, bulu tangkis dan renang silahkan saja berpartisipasi dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional tahun 2018. Olimpiade ini dibentuk guna memberikan fasilitas dan motivasi bagi siswa-siswa yang memiliki bakat khusus di bidang olahraga. Sehingga mereka dapat meningkatkan kemampuan mereka dengan maksimal. Jangan Lupa untuk mendownload Pedoman Pelaksanaan O2SN 2018 Yogyakarta


Download Pedoman Pelaksanaan O2SN 2018 SD, SMP, SMA. Pada kesempatan ini kami akan membagikan file Pedoman Pelaksanaan O2SN tahun 2018. File yang kami bagikan berupa buku panduan yang didalamnya sudah terdapat beberapa penjelasan mengenai kegiatan ini, Persyaratan pendaftaran peserta dan tentunya adalah jadwal-jadwal seleksi tiap daerah juga sudah terdapat dalam buku Pedoman Pelaksanaan O2SN tahun 2018 ini. Anda bisa mendownloadnya pada link download di paling bawah halaman ini. Namun, Anda juga dapat melihat beberapa isi dari buku Pedoman Pelaksanaan O2SN ini di bawah ini: 

PEDOMAN PELAKSANAAN OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL (O2SN) 2018 YOGYAKARTA


KATA PENGANTAR
Salah satu program Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas (SMA) Direktorat Jendral Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2018 adalah Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang terdiri dari 5 (lima) cabang yaitu karate, silat, atletik, bulu tangkis dan renang. Kelima cabang olahraga ini pelaksanaannya dimulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, dan tingkat nasional.
Tujuan dilaksanakan Olimpiade Olahraga SIswa Nasional (O2SN) ini yaitu memfasilitasi dan memotivasi para siswa yang mempunyai bakat di cabang olahraga, sehingga para siswa dapat meningkatkan skill dan kemampuan mereka sesuai dengan bidang yang dimiliki. Kegiatan ini sekaligus dalam upaya pembentukan sikap, mental, sportivitras, kejujuran dan rasa solidaritas yang tinggi antar sesame siswa yang pada gilirannya akan dapat meningkatkan mutu pendidikan.
Pedoman ini sebagai pedoman pelaksanaan O2SN bagi pelatih, juri/wasit, panitia, dan peserta agar penyelenggaraan pertandingan/lomba berjalan sesuai dengan tata cara dan aturan yang telah disepakati bersama.
Semoga program ini mendapat dukungan dari semua lapisan masyarakat dan instansi terkait, baik yang ada di daerah maupun di tingkat pusat, sekaligus kritik dan saran sangat kami harapkan untuk kesempurnaan dalam memajukan olahraga di Indonesia.
Sebuah pesan utama dalam O2SN 2018 yang akan terus mengingatkan bahwa lebih dari sebuah kompetisi, OS2N adalah sebuah gerakan idealisme yang percaya bahwa olahraga bukan hanya tentang raga yang sehat namun juga jiwa yang sehat. 
Dengan #SemangatJiwaRaga, setiap siswa yang bertanding diharapkan menjunjung tinggi sportivitas dan kesetiakawanan walaupun mereka sedang bersaing sehingga semagat sebangsa setanah air tetap terjaga walaupun mereka bertarung melawan daerah lain.

LATAR BELAKANG


Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2003 tentang keolahragaan nasional disebutkan bahwa tujuan keolahragaan nasional adalah memelihara dan meningkatkan kesehatan dan kebugaran, prestasi, kualitas manusia,menanamkan nilai moral dan akhlak mulia, sportifitas, latar belakangdisiplin, mempererat dan membina persatuan dan kesatuan bangsa, memperkokoh ketahanan nasional serta mengangkat harkat, martabat dan kehormatan bangsa.
Oleh karena itu, pembinaan bidang olahraga bagi siswa dilakukan melalui pendidikan formal mulai taman kanak-kanak sampai dengan perguruan tinggi. Pelaksanaannya melalui mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan serta dapat dilakukan pada kegiatan Ekstra Kurikuler. Melalui pembinaan olahraga diharapkan peserta didik dapat memberikan wawasan pengetahuan 
keolahragaan, memiliki kemampuan berolahraga dan meningkatkan derajat kesehatan. 
Jenis dan cabang olahraga diserahkan di sekolah, yang sesuai dengan kondisi sekolahmasingmasing, Ada beberapa sekolah telah memiliki klub-klub olahraga, baik olahraga perorangan maupun beregu. Dari Klub yang telah terbentuk itulah para siswa dapat mengembangkan bakatnya secara intensif sehingga diperoleh prestasi olahraga secara optimal.
Untuk memberikan motivasi dan menyalurkan bakat dan minat siswa terhadap keolahragaan di sekolah, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas telah memprogramkan kompetisi beberapa cabang olahraga, Mulai Tahun 2006, kompetisi olahraga Pelajar tersebut diberi nama Pekan Olahraga Pelajar SMA (POPSMA).

Sejak tahun 2008 hingga sekarang kegiatan ini dinamakan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional(O2SN), Kegiatan ini dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi dan nasional. Juara pertama O2SN tingkat nasional disiapkan untuk mengikuti Kompetisi Olahraga Pelajar di Tingkat Internasional.
Sampai sejauh ini telah banyak prestasi internasional yang diraih oleh para juara O2SN, diantaranya : Tim Karate Pelajar SMA Indonesia berhasil meraih 2 medali emas, 1 medali perak dan 1 medali perunggu pada Kejuaraan Banzai Cup Open 2015; International Karate Championship di Berlin, Jerman, tahun 2014 berhasil meraih 2 medali emas, 1 medali perak dan 1 medali perunggu; Kejuaraan Karate Championship Lion Cup, di Luxembourg, Tahun 2013 berhasil meraih 2 medali emas, 2 medali perak dan 2 medali perunggu; Kejuaraan 4th Basel Open Masters Karate Tournament 2013 di Basel, Swis, Tahun 2010 di Napoli, Italia meraih 2 perunggu; Tahun 2009 di Kopenhagen, Denmark meraih 1 emas 2 perak; Tahun 2008 di Kinabalu Malaysia meraih 1 perak dan 1 perunggu. 
Sebelumnya pada Oktober 2006 di Bangkok pada Kejuaraan Bridge ASEAN Tim Bridge Pelajar SMA meraih Peringkat IV. Tim Karate Pelajar SMA tahun 2006 di Tokyo, Jepang meraih 1 emas, 1 perak dan perunggu. 
Pada tahun 2018, O2SN kembali akan diselenggarakan. Agar O2SN tahun 2018 dapat dilaksanakan dengan baik, maka Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas perlu memberikan informasi yang lengkap tentang pelaksanaan kegiatan ini sebagai pedoman seluruh pemangku kepentingan untuk mengikuti kegiatan O2SN ini dengan sebaik-baiknya. Informasi tersebut disusun dalam sebuah Pedoman Penyelenggaraan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tahun 2018. 



PERSYARATAN PESERTA
Persyaratan umum peserta O2SN SMA adalah sebagai berikut.
1.  Peserta  siswa   SMA/MA/Sederajat  yang  duduk  di  kelas  X  atau  XI pada tahun pelajaran 2017/2018.
2.  Usia peserta berbatas akhir kelahiran tahun 2000.
3.  Pesertamenyerahkan fotokopi Surat Tanda Kelulusan (STKL) SMP (legalisir),  fotokopi  rapor   (legalisir),  fotokopi  kartu  pelajar/OSIS, pasfoto, dan fotokopi akta kelahiran/surat keterangan lahir (legalisir) kepada Panitia pada saat registrasi.
4.  Peserta wajib menyerahkan
a.  surat keterangan sehat dari dokter,
b.  surat keterangan bebas narkoba dari sekolah,
c.  Peserta belum pernah menjuarai ajang Internasional (meraih medali emas, perak, perunggu) pada cabang olahraga (cabor) yang  akan  diikuti  pada  O2SN  saat  menempuh  pendidikan  di jenjang SMA.

5.  Peserta belumpernah meraih medali emas,perak, dan perunggu dalamO2SN-SMA tingkat nasional.
6.  Peserta tidak berasal dari sekolah binaan Pusat Pembinaan Latihan Pelajar (PPLP), Pusat Pembinaan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD),dan SMA Sekolah Khusus Olahraga di seluruh Indonesia.
7.  Peserta  tidak  sedang  mengikuti  Pemusatan  Latihan  Nasional (Pelatnas).
8.  Peserta Tingkat  Kabupaten/Kota  adalah  peserta  juara pertama yang diusulkan oleh Kepala Sekolahdengan melampirkan Surat Keterangan dari Kepala Sekolah.
9.  Peserta Tingkat Provinsi adalah peserta juara pertama hasil Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota dengan melampirkan Surat Keterangan dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota masing-masing.
10. Peserta Tingkat Nasional adalah peserta juara pertama hasil Seleksi Tingkat Provinsi dengan melampirkan Surat Keterangan dari Dinas Pendidikan Provinsi masing-masing.
11. Peserta wajib menjaga dan menjujung tinggi sportivitas dan fairplay. Apabila  tidak  sesuai  dengan  persyaratan  di  atas,  peserta  tidak diperkenankan untuk mengikuti O2SN Tahun 2018.

Persyaratan Pelatih 
1.   Pelatih yang mendampingi atlet adalah pelatih yang sudah mengikuti penataran  kepelatihan  minimal  Tingkat  Provinsi  dan  ditunjuk berdasarkan SK dari Dinas Pendidikan Provinsi.
2.   Pelatih  wajib  menyerahkan  Surat  Keterangan  Sehat  dari  dokter kepada Panitia.
3.   Pelatih  wajib  mendampingi  peserta  selama  kegiatan  O2SN berlangsung.
4.   Pelatih wajib menjaga dan menjujung tinggi sportivitas dan fairplay.

Persyaratan Umum yang terpenting untuk Peserta O2SN-XI SD 2018 adalah sebagai berikut: 

  1. Siswa SD/MI atau sederajat
  2. Siswa yang pada tahun pelajaran 2018/2019 masih duduk di SD/MI atau yang sederajat dan lahir tanggal 1 Januari 2006 atau sesudahnya dibuktikan dengan raport asli, akte lahir dan KK yang dilegalisir. 
  3. Belum pernah menjadi juara 1,2 dan 3 pada O2SN-SD tahun sebelumya 
  4. Belum pernah juara 1,2 dan 3 pertandingan/perlombaan tingkat internasional.
  5. Memenuhi persyaratan peserta sebagaimana diatur pada ketentuan khusus masing-masing cabang olahraga.

Tujuan penyelenggaraan O2SN ini adalah untuk:
1.  Meningkatkan pemahaman dan wawasan pengetahuan keolahragaan dan kesehatan jasmani peserta didik SMA/MA;
2.  Menumbuhkan sikap dan perilaku hidup sehat peserta didik SMA/MA melalui kecintaan terhadap aktivitas olahraga;
3.  Menumbuhkembangkan  iklim  kompetisi  yang  sehat  di  lingkungan peserta didik SMA/MA di tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, dan nasional.
4.  Memacu peningkatan mutu pendidikan jasmani dan kesehatan pada jenjang pendidikan menengah;
5.  Meningkatkan  kreativitas  peserta  didik  SMA/MA  dalam  bidang olahraga;
6.  Meningkatkan rasa persaudaraan dan persatuan antar generasi muda Indonesia;
7.  Memberikan  kesempatan  kepada  peserta  didik  SMA/MA  untuk mengenali dan memahami keragaman budaya dari berbagai wilayah Indonesia;
8.  Menumbuhkan  motivasi  peserta  didik  SMA/MA  untuk  menguasai dan meraih prestasi di bidang olahraga;

9.  Menjaring  peserta  didik  unggul  SMA/MA  dalam  bidang  olahraga untuk diikutsertakan dalam kompetisi olahraga tingkat internasional.
Baca Juga: Pedoman Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia 2018
Apabila tidak sesuai dengan persyaratan di atas, maka kepada peserta yang bersangkutan tidak diperkenankan untuk mengikuti pertandingan/perlombaan.

WAKTU PELAKSANAAN O2SN SMA 2018

Pelaksanaan O2SN SD Tingat Nasional diselenggarakan pada: 
Waktu : 16 s.d 22 September 2018
Tempat : Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Link Download: 

Related Posts

Load comments